Senin, 05 Juni 2017
Kamis, 02 Juni 2016
Sepenggal puisi untuk Husna
Sepenggal Puisi Untuk Husna
#30HariMenulis# Hari ke-3
Kau hadir membawa selaksa semangat untuk Bunda
Kau sahabat kecil yang menjadi separuh jiwa
Denganmu hidup ini menjadi penuh arti
Denganmu jiwa ini tersemangati
Husna...
Darimu bunda belajar tentang makna tulus
Darimu bunda lebih memahami makna hidup
Darimu bunda menjadi lebih sempurna
Maafkan jika bunda tidak bisa memberi semua hal yang kau ingin
Maafkan jika bunda tidak bisa setiap waktu disampingmu
Semoga kelak kau akan memahaminya
Karena kau terlahir dengan rasa pengertian yg luar biasa
Sungguh, kau adalah hadiah terindah dari Tuhan
Bidadari kecil pembawa kegembiraan dan keceriaan
#30HariMenulis# Hari ke-3
Kau hadir membawa selaksa semangat untuk Bunda
Kau sahabat kecil yang menjadi separuh jiwa
Denganmu hidup ini menjadi penuh arti
Denganmu jiwa ini tersemangati
Husna...
Darimu bunda belajar tentang makna tulus
Darimu bunda lebih memahami makna hidup
Darimu bunda menjadi lebih sempurna
Maafkan jika bunda tidak bisa memberi semua hal yang kau ingin
Maafkan jika bunda tidak bisa setiap waktu disampingmu
Semoga kelak kau akan memahaminya
Karena kau terlahir dengan rasa pengertian yg luar biasa
Sungguh, kau adalah hadiah terindah dari Tuhan
Bidadari kecil pembawa kegembiraan dan keceriaan
Senin, 08 Juni 2015
#30harimenulis : AZZARIAT BERKISAH....
Mencoba ikut tantangan #30harimenulis, meski sudah telat banyak nich, karena mulainya tanggal 1. Mencoba memulai di hari ke 8, angka yang menurutku yang paling istiqomah karena diletakkan dengan posisi apapun tetap berbentuk angka delapan, hehe.....
Perkenalkan kawan, namaku Azzariat. Begitulah ia memanggilku. Aku adalah motor Supra X 125 warna dominan merah yang dibelinya Desember 2011 silam, aku lupa tanggalnya. Aneh ya, motor aja dikasih nama. Tapi, begitulah ia. Semua barangnya hampir di kasih nama semua. Sampai semua teman-teman kerjanya hafal namaku lho...keren kan aku....Sudah hampir 4 tahun aku menemaninya kemana-mana. Bahkan aku menjadi teman curhatnya saat dalam perjalanan bersamanya. Aku mengenalnya sebagai sosok yang mandiri. Meski kadang dulu aku juga sebel karena terkadang dia meneteskan air mata saat menggendaraiku. Cengeng juga sich temenku satu ini.
Seru juga menemaninya berkeliling dari satu desa ke desa yang lain. Paling sebel kalau jalanan becek di saat musim penghujan. Apalagi rumahnya yang pelosok, jadi membuat tampilanku amburadul. Pengen teriak agar aku di mandiin dulu sebelum masuk rumah. terasa gimana gitu masuk rumah dengan tampilan belepotan tanah. Tapi dia mah gitu, kalau sudah sampai rumah aku ga di urusin. Kesel dan jengkel juga.
Paginya, kekesalanku hilang setelah dia minta maaf sambil mengelap bagian kepalaku. Lalu dia janji akan memandikanku nanti karena maklum lah rumahnya kan ga ada tempat pencucian sepeda motor. Mau nyuci sendiri juga capek.
Perjalanan terjauhku yang pernah ku tempuh bersamanya adalah Semarang. Waktu itu dia bersama adiknya. Pertama kali ke Semarang dan pertama kali aku terluka parah. Karena aku ditabarak sama motor lain. Sampai yang nabarak patah tulang kakinya. Untungnya dia dan adiknya tidak apa-apa. Aku sempat opname 1 hari. Jeleknya dia itu susah move on dari trauma. Hampir 2 tahun dia masih trauma dengan per empatan jalan, karena watu itu kami tabrakan di perempatan jalan....Ehmmmmm....Ya, begitulah dia, pernah juga kunciku ditinggal di parkiran saat di pasar johar, untung saja belum ada pencuri...suka pikun mah dia tuh....
Apalah-apalah pokoknya menemani hari-hariku dengannya, yang pasti dia itu penyanyang, aku bisa ngrasain rasa sayangnya ke aku...meski dia agak pikun, susah move on dan kadang suka telatan akhirnya ngebut dech,..Apapun adanya dia, aku tetap sayang dengannya.
Mencoba ikut tantangan #30harimenulis, meski sudah telat banyak nich, karena mulainya tanggal 1. Mencoba memulai di hari ke 8, angka yang menurutku yang paling istiqomah karena diletakkan dengan posisi apapun tetap berbentuk angka delapan, hehe.....
Perkenalkan kawan, namaku Azzariat. Begitulah ia memanggilku. Aku adalah motor Supra X 125 warna dominan merah yang dibelinya Desember 2011 silam, aku lupa tanggalnya. Aneh ya, motor aja dikasih nama. Tapi, begitulah ia. Semua barangnya hampir di kasih nama semua. Sampai semua teman-teman kerjanya hafal namaku lho...keren kan aku....Sudah hampir 4 tahun aku menemaninya kemana-mana. Bahkan aku menjadi teman curhatnya saat dalam perjalanan bersamanya. Aku mengenalnya sebagai sosok yang mandiri. Meski kadang dulu aku juga sebel karena terkadang dia meneteskan air mata saat menggendaraiku. Cengeng juga sich temenku satu ini.
Seru juga menemaninya berkeliling dari satu desa ke desa yang lain. Paling sebel kalau jalanan becek di saat musim penghujan. Apalagi rumahnya yang pelosok, jadi membuat tampilanku amburadul. Pengen teriak agar aku di mandiin dulu sebelum masuk rumah. terasa gimana gitu masuk rumah dengan tampilan belepotan tanah. Tapi dia mah gitu, kalau sudah sampai rumah aku ga di urusin. Kesel dan jengkel juga.
Paginya, kekesalanku hilang setelah dia minta maaf sambil mengelap bagian kepalaku. Lalu dia janji akan memandikanku nanti karena maklum lah rumahnya kan ga ada tempat pencucian sepeda motor. Mau nyuci sendiri juga capek.
Perjalanan terjauhku yang pernah ku tempuh bersamanya adalah Semarang. Waktu itu dia bersama adiknya. Pertama kali ke Semarang dan pertama kali aku terluka parah. Karena aku ditabarak sama motor lain. Sampai yang nabarak patah tulang kakinya. Untungnya dia dan adiknya tidak apa-apa. Aku sempat opname 1 hari. Jeleknya dia itu susah move on dari trauma. Hampir 2 tahun dia masih trauma dengan per empatan jalan, karena watu itu kami tabrakan di perempatan jalan....Ehmmmmm....Ya, begitulah dia, pernah juga kunciku ditinggal di parkiran saat di pasar johar, untung saja belum ada pencuri...suka pikun mah dia tuh....
Apalah-apalah pokoknya menemani hari-hariku dengannya, yang pasti dia itu penyanyang, aku bisa ngrasain rasa sayangnya ke aku...meski dia agak pikun, susah move on dan kadang suka telatan akhirnya ngebut dech,..Apapun adanya dia, aku tetap sayang dengannya.
Kamis, 14 Mei 2015
ULAT BULU DAN LEBAH
ULAT
BULU DAN LEBAH
OLEH
PUJI LESTARI AZZAHRA
Wiiiiingggg....”Suara Bio si lebah cerewet.” Gumam pino
si ulat bulu. Ia malas sekali ketika ada si lebah cerewet yang datang pada
setangkai bunga tempat ia bersantai. Ia paling malas kalau diceramahi disuruh
banyak makan. Karena badannya sudah terasa gendut. Ia malu di ejek teman-temanya.
Apalagi sekarang ia dapat julukan si gendut berbulu lebat dan lamban berjalan.
Ia pun pura-pura tertidur. Ia membiarkan Bio hinggap di
mahkota bunga cantik itu.
“ Hai, Pino,” sapa Bio.
“ Malas sekali kau, jam segini masih tidur.” Ia
mendekatkan dirinya pada Pino.
Pino pun jengkel. Ia bergerak pindah ke bawah dahan. Bio
pun mengikuti Pino.
“ Pin, janganlah kau marah. Ayo makan. Jangan pantang
makan dan tidur terus.” Kata Bio. Ia pun hinggap di bunga Mawar yang sudah
nampak mekar penuh.
“ Apa urusanmu!” Jawab Pino sewot.
“ Pin, aku kan temanmu. Aku ga mau kamu sakit gara-gara
diet gak mau makan.” Jawab Bio di atas mekarnya bunga mawar.
“ Aku bersyukur kalau ulat jelek itu ga mau makan.
Daun-daunku jadi utuh semua. Biarkan aja. Dia juga sudah gendut kok. Dengan dia
tidak makan, itu sangat menguntungkan bagiku.” Celetuk Mawar.
Pino hanya diam tidak menyahut. Dari kejauhan terlihat Polo
si ulat tanpa bulu naik di dahan bunga matahari. Letaknya tak jauh dari tempat
Pino menempelkan badannya. Ulat itu terlihat sangat lapar. Ia pun mulai melahap
daun-daun bunga matahari itu. Ia juga bertubuh gemuk. Tampaknya ia makan banyak.
Kemudian mulai tertidur di ujung dahan dekat daun yang telah dimakannya.
Tampaknya ia juga tak mau menyapa Pino. Apalagi Lebah.
“ Tu, lihat temanmu. Meski gendut, dia tetep makan kok.”
Ucap Bio sambil berlalu meninggalkan Pino yang hanya terdiam tanpa kata.
Pino pun tidak menghiraukan kata-kata Bio. Pokoknya ia
ingin kembali langsing.Ia tidak mau di ejek-ejek lagi. Dia memutuskan untuk
puasa tidak makan sampai ia langsing kembali.
Hari demi hari berganti. Sampai sudah beberapa minggu. Ia
melihat temannya sudah berubah menjadi kepompong. Ia juga merasakan perubahan
tubuhnya. Ia terlihat kurus. Perutnya juga terasa lapar. Tapi, Ia tak bisa
berbuat apa-apa. Karena tubuhnya juga sudah mulai berubah menjadi kepompong.
Pino pun terbangun. Ia tidak tahu sudah berapa lama ia
tertidur selama menjadi kepongpong. Sekarang tubuhnya sudah berubah. Ia punya
sayap yang kecil. Warna juga tidak menarik. Ia juga tidak bisa terbang tinggi
seperti yang lain. Ia melihat si ulat tanpa bulu sudah berubah menjadi kupu-kupu
cantik dengan sayap lebar dan warna-warni. Tubuhnya juga gendut tapi tetap
cantik serta gesit.
Ia hanya bisa terbang rendah. Badannya juga kecil. Ia pun
menyesal tidak mendengarkan pesan Bio. Ia sekarang hanya bisa menerima nasibnya
menjadi kupu-kupu yang kecil dengan sayap-sayap yang tidak sempurna.
Minggu, 12 April 2015
IMPIANKU PENYEMANGATKU "Casa Elana for IHB Post Challenge
IMPIANKU PENYEMANGATKU
Mimpi adalah penyemangatku dalam menjalani sisa usia yang masih dikaruniakan Allah untukku. Masih ingat di tahun 2010 aku menulis mimpiku bisa melanjutkan S1 dengan hasil jerih payah sendiri dan tidak merepotkan orang tua. Alhamdulillah di tahun 2012 aku bisa melanjutkan SI di STIKES CENDEKIA UTAMA Kudus dari D3 Keperawatan ke S1 Keperawatan. Berharap mimpi-mimpi yang lain bisa terwujud.
Mimpi juga merupakan cambuk untuk lepas dari kemalasan dan bergerak maju menggapai cita-cita.
Alhamdulillah Iidonesian Hijab Blogger memfasilitasi dan menambah semangat para pemilik mimpi untuk lebih bersemangat meraih mimpinya yang bekerja sama dengan Casa Elana dengan mengadakan Blog Challenge April dengan tema "5 IMPIAN UNTUK 5 TAHUN". Langsung saja 5 impian terbesarku adalah ...
1. Mempunyai Taman Baca Anak
Ini Impianku dalam waktu setahun ini. Aku ingin membuat sanggar taman baca anak yang akan aktif di hari minggu di saat anak-anak libur sekolah. Rencananya di hari minggu itu, anak-anak bisa memaksimalkan liburannya untuk membaca dan akan aku agendakan dengan kegiatan mendongeng serta aktifitas melukis atau mewarnai anak. Karena mendongeng atau bercerita menjadi salah satu kegiatan yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai moral ke anak. Desaku termasuk daerah pelosok. Susah untuk mendapatkan akses buku-buku yang menarik. Selain itu budaya membaca anak-anak disisni juga cukup memprihatinkan. Nah, oleh karena itu aku ingin sekali sanggar taman baca anak ini bisa terealisasi segera.
2. Menjadi Penulis
Ini salah satu mimpi yang belum terwujud. Karena bingung juga untuk memulai. Tapi, di tahun ini aku sudah mulai mencoba untuk mengawali dengan konsen untuk membuat cerita anak dan cerita fabel. Baru latihan sich dan fokus untuk terus belajar nulis. Harapannya aku bisa nerbitin buku. Buku yang menginspirasi dan menjadi sumber kebaikan.
3. Menikah
Impian yang ini semoga tahun ini atau tahun depan bisa terwujud. Bisa membina cinta yang halal. Bersama di dunia dan di syurga bersama pasangan hidup
4.Mempunyai penghasilan per bulan di atas 10 Juta
Malu juga nyantumin ini, tapi gak papa lah ya .... hehe. Karena menurutku ini penting agar aku bisa berbuat banyak hal. bisa membantu keluarga dan orang lain lebih banyak. Mimpi yang ini juga menjadi penunjang terwujudnya mimpi-mimpi yang lain. Tentunya juga bisa beli produk-produk Casa Elana lebih banyak, hehe...
5. Haji atau umroh bersama orang tua dan suami
Pergi ke rumah Allah menjadi cita-cita terbesarku. Apalagi bisa berangkat bersama orang tua dan suami. Semoga bisa terwujud di 5 tahun ke depan.
Mohon doanya ya teman-teman, karean salah satu doa yang mustajab adalah doa saudara yang tidak diketahui oleh saudaranya ....
Demikian mimpiku di 5 tahun ke depan, semoga bisa terwujud semuanya. Semoga teman-teman pembaca juga ya....Ayo yang belum ikutan Indonesian Hijab Blogger segera daftar dan ikutan ya...dijamin banyak manfaatnya, bisa termotivasi untuk nge-blog dan awal untuk berlatih menjadi penulis lho...
Notes: Tulisan ini dalam rangka ikutan Casa Elana For IHB Post Challenge,
www.casaelana-shop.com
indonesian-hijabblogger.com/2015/04/casa-elana-for-ihb-blog-post-challenge/
Mimpi adalah penyemangatku dalam menjalani sisa usia yang masih dikaruniakan Allah untukku. Masih ingat di tahun 2010 aku menulis mimpiku bisa melanjutkan S1 dengan hasil jerih payah sendiri dan tidak merepotkan orang tua. Alhamdulillah di tahun 2012 aku bisa melanjutkan SI di STIKES CENDEKIA UTAMA Kudus dari D3 Keperawatan ke S1 Keperawatan. Berharap mimpi-mimpi yang lain bisa terwujud.
Mimpi juga merupakan cambuk untuk lepas dari kemalasan dan bergerak maju menggapai cita-cita.
Alhamdulillah Iidonesian Hijab Blogger memfasilitasi dan menambah semangat para pemilik mimpi untuk lebih bersemangat meraih mimpinya yang bekerja sama dengan Casa Elana dengan mengadakan Blog Challenge April dengan tema "5 IMPIAN UNTUK 5 TAHUN". Langsung saja 5 impian terbesarku adalah ...
1. Mempunyai Taman Baca Anak
Ini Impianku dalam waktu setahun ini. Aku ingin membuat sanggar taman baca anak yang akan aktif di hari minggu di saat anak-anak libur sekolah. Rencananya di hari minggu itu, anak-anak bisa memaksimalkan liburannya untuk membaca dan akan aku agendakan dengan kegiatan mendongeng serta aktifitas melukis atau mewarnai anak. Karena mendongeng atau bercerita menjadi salah satu kegiatan yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai moral ke anak. Desaku termasuk daerah pelosok. Susah untuk mendapatkan akses buku-buku yang menarik. Selain itu budaya membaca anak-anak disisni juga cukup memprihatinkan. Nah, oleh karena itu aku ingin sekali sanggar taman baca anak ini bisa terealisasi segera.
2. Menjadi Penulis
Ini salah satu mimpi yang belum terwujud. Karena bingung juga untuk memulai. Tapi, di tahun ini aku sudah mulai mencoba untuk mengawali dengan konsen untuk membuat cerita anak dan cerita fabel. Baru latihan sich dan fokus untuk terus belajar nulis. Harapannya aku bisa nerbitin buku. Buku yang menginspirasi dan menjadi sumber kebaikan.
3. Menikah
Impian yang ini semoga tahun ini atau tahun depan bisa terwujud. Bisa membina cinta yang halal. Bersama di dunia dan di syurga bersama pasangan hidup
4.Mempunyai penghasilan per bulan di atas 10 Juta
Malu juga nyantumin ini, tapi gak papa lah ya .... hehe. Karena menurutku ini penting agar aku bisa berbuat banyak hal. bisa membantu keluarga dan orang lain lebih banyak. Mimpi yang ini juga menjadi penunjang terwujudnya mimpi-mimpi yang lain. Tentunya juga bisa beli produk-produk Casa Elana lebih banyak, hehe...
5. Haji atau umroh bersama orang tua dan suami
Pergi ke rumah Allah menjadi cita-cita terbesarku. Apalagi bisa berangkat bersama orang tua dan suami. Semoga bisa terwujud di 5 tahun ke depan.
Mohon doanya ya teman-teman, karean salah satu doa yang mustajab adalah doa saudara yang tidak diketahui oleh saudaranya ....
Demikian mimpiku di 5 tahun ke depan, semoga bisa terwujud semuanya. Semoga teman-teman pembaca juga ya....Ayo yang belum ikutan Indonesian Hijab Blogger segera daftar dan ikutan ya...dijamin banyak manfaatnya, bisa termotivasi untuk nge-blog dan awal untuk berlatih menjadi penulis lho...
Notes: Tulisan ini dalam rangka ikutan Casa Elana For IHB Post Challenge,
www.casaelana-shop.com
indonesian-hijabblogger.com/2015/04/casa-elana-for-ihb-blog-post-challenge/
Langganan:
Postingan (Atom)
UJIAN MEMBAWA BERKAH
Mulai belajar mencintai tanaman. Menanam dan merawatnya. Mungkin ini adalah kesibukan baruku. Berawal saat covid melanda hingga sekarang. ...
-
Sepenggal Puisi Untuk Husna #30HariMenulis# Hari ke-3 Kau hadir membawa selaksa semangat untuk Bunda Kau sahabat kecil yang menjadi sepa...
-
Salah satu pemandangan taman bunga yang indah, aku tidak tau tepat nya lokasi taman bunga ini karena aku hanya googling saja dan lupa mel...
-
FORUM ANAK REMBANG (FAR) Pada hari ini Sabtu 14 Juli 2018 Forum Anak Kabupaten Rembang melaksanakan kegiatan Penguatan Forum A...
