Minggu, 08 Juli 2018

GUS MUS PICTURE (30HariMenulisDay15)



GUS MUS PICTURE

Saya adalah tipe wanita yang menyukai hal-hal yang romantis. Setiap kali melihat sosok pasangan yang romantis, itu menjadi inspirasi tersendiri bagi saya. Apalagi ketika melihat sosok Gus Mus bersama Hj.Siti Fatma. Mereka adalah pasangan yang sangat inspiratif. Meski sudah tua, mereka tetap romantis dengan makan sepiring berdua.

Gus Mus adalah sosok Kyai yang patut dijadikan teladan umat. Terutama dari segi kesetiaan terhadap istri. Sebagian besar Ustad atau Kyai marak melakukan poligami dengan mengatasnamakan sunah Rosul. Tetapi, beliau tidak pernah melakukan hal itu. Beliau begitu setia dengan satu istri sampai ajal memisahkan mereka.

Beliau telah membuktikan kesuksesannya dalam membina rumah tangga sampai menua dan ajal memisah. Dengan tetap membangun cinta, membangun kemesraan dengan istri meski sudah menua dan uban memenuhi seluruh kepala. Tidak banyak ditemui, pasangan yang sudah menua masih makan sepiring berdua. Terkadang pasangan yang masih muda tapi usia pernikahan sudah lama jarang membangun kemesraan dengan istri. Tetapi bagi Beliau, kemesraan itu harus tetap terjalin meski usia sudah menua.

Melihat foto itu membuat saya termotivasi untuk membangun rumah tangga seperti beliau. Saya juga akan memperlihatkan foto itu kepada suami agar dia pun ikut termotivasi untuk melakukan hal yang sama sampai menua. Tidak hanya sekarang saja makan sepiring berduanya. Secara usia pernikahan kami baru seumur jagung, satu tahun dua bulan.

Romantis memang tidak hanya sekedar kata-kata kepada pasangan. Tapi, romantis adalah perbuatan yang membuat hati pasangan kita bahagia. Cinta juga tidak hanya sekedar kata, tapi perbuatan yang membuat hati pasangan kita berbunga-bunga dan menjadikannya lebih baik setelah hidup bersama kita.

Foto di atas adalah salah satu foto inspiratif yang saya sukai diantara foto-foto inspiratif yang lain. Foto yang tidak hanya pencitraan ,tapi benar-benar nyata dari apa yang telah Beliau lakukan kepada istrinya. Foto yang menjadi kenangan masa-masa indah Beliau hidup bersama dengan Sang istri yang kini telah menghadap Sang Kuasa.

Sembari mata memandang foto itu dan hati berharap serta merapal doa semoga pernikahan Kami diberkahi sampai ajal memisah dan bertemu kembali di taman syurga.

(326 Kata)

PESAN PERNIKAHAN...(30HariMenulisDay14)


PESAN PERNIKAHAN

Bersyukur banget bisa hadir diacara pernikahan putra teman ku. Beliau adalah sosok yang low profile. Beliau merupakan sosok yang dituakan. Meski dengan orang-orang yang umurnya berapa dibawah beliau, beliau selalu menghormati dan selalu memenuhi undangan dari orang-orang yang ada dibawahnya.

Saya hadir bersama dan putri kecilku. Antara tamu undangan putra dan putri dipisah. Lokasinya berada di gedung Pantura perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hal yang menarik adalah tauziyah pernikahan yang disampaikan oleh Gus Mus. Kyai Besar di Kabupaten Rembang Jawa Tengah yang sangat inspiratif. Sosok Kyai yang teduh, moderat dan penyuka sastra.

Tauziyah itu sebenarnya ditujukan untuk kedua mempelai yang merupaan keponakan Beliau. Beliau Memulai tauziyahnya dengan terlebih dahulu mengajukan pertanyaan kepada kedua mempelai. Pertanyaannya adalah apakah kedua mempelai saling mencintai? Lalu mereka menjawab ,”iya...”.
Pertanyaannya dilanjutkan dengan pertanyaan kedua. Ini ditanyakan satu persatu kepada mempelai. Apakah bisa berbuat baik?Lalu mereka menjawab,”bisa”. Lalu, Gus Mus memberikan pertanyaan selanjutnya,” apakah kalian bisa berbuat baik satu sama lain selamanya?”.

Saat mereka akan menjawab, Gus Mus menekankan lagi kata “selamanya”. Karena menurut beliau ketika berbuat baik kepada pasangan itu gampang. Tapi, apakah kedua mempelai atau para suami istri mampu berbuat baik selamanya dengan pasangan?. Beliau menjawab “Hanya waktu yang bisa membuktikan dan kalian tidak bisa menjawabnya sekarang”.

Memang benar adanya. Berbuat baik artinya tidak pernah saling menyakiti. Saling membahagiakan satu sama lain. Saling menjaga perasaan satu sama lain. Saling setia tanpa tergoda dengan yang lebih indah di luar sana. Qonaah dengan jodoh yang telah Allah kirimkan sebagai pelengkap hidup. Berbuat baik selamanya dengan pasangan sampai ajal memisahkan adalah hal yang butuh komitmen yang luar biasa.

Apa yang Gus Mus sampaikan sangat mengena di hati. Karena terbukti beliau mampu menamatkan episode ini dengan sukses. Hanya maut yang akhirnya mampu menjadi pemisah sementara antara mereka. Beliau tidak pernah poligami sebagaimana kebanyakn ustad atau kyai pada umumnya.
Kemudia, Gus Mus memberikan 2 tips untuk menjaga keutuhan dalam berumah tangga:

1.      Tetaplah menjadi manusia
Apapun yang terjadi tetaplah menjadi manusia. Baik disaat marah ataupun senang. Di saat suami atau istri kita salah, maka maklumilah karena dia adalah manusia biasa bukan malaikat yang selalu lurus. Begitu juga saat suami/istri kita terlihat begitu baik, janganlah memuja – muja nya karena ia tetaplah manusia yang suatu saat juga bisa melakukan kesalahan, sehingga di saat dia salah, kita bisa memakluminya.

2.      Jangan berlebih-lebihan
Jangan berlebih-lebihan. Karena Allah tidak menyukai hal itu. Jangan berlebihan dalam mencintai. Cintai sesuai porsinya.

(401 kata)

Jumat, 06 Juli 2018

TRAGEDI ADZAN MAGRIB...30HariMenulisDay13


TRAGEDI ADZAN MAGRIB
Sore itu sekitar jam 16.00, adik kecilku yang baru berusia 3 bulan baru selesai di mandikan. Setelah ganti baju dan sudah rapi, bunda menitipkan adik kepada nenek yang rumahnya selisih satu rumah dari rumahku.
“Siska, segera mandi, mbak,” pinta Ibu kepadaku. Ibu memanggilku Mbak, karena aku sudah mempunyai adik.
Aku pun bergegas ke kamar mandi. Ibu juga telah menyiapkan air panas untuk ku. Setelah selesai mandi, aku melihat ibu yang masih sibuk bersih-bersih rumah. Saat aku selesai sholat ashar, Ibu baru persiapan mandi.
Setelah selesai sholat dan merapikan rambut, Ibu sibuk di dapur untuk menyiapakan makan malam buat aku dan ayah. Aku duduk depan TV melihat tayangan Ipin dan Upin. Itu adalah film kesukaanku. Ibu juga melarangku untuk nonton film-film dewasa. Karena Usiaku masih keci, baru 7 tahun.
Tidak lama kemudian terdengar suara adzan. Ibu pun pamit untuk kerumah Nenek. Aku tidak mau diajak karena masih asyik menonton film. Aku mengira Ibu akan lama dirumah nenek. Di Tengah ke asyikannku lihat Tivi tiba-tiba datang sosok Ibu menggendong bayi. Aku kaget kalau Ibu kok datang begitu cepat.
“Ini, Ibu...,”tanyaku sambil berdiri agak ketakutan. Aku teringat cerita Ibu kalau menjelang magrib itu syetan pada gentayangan. Terus aku teringat film yang aku lihat di you tube kalau jin bisa beralih rupa menyerupai manusia.
Ibu tidak menjawab pertanyaanku. Hanya senyum meringis seperti hantu horor yang aku lihat di You Tube. Aku semakin ketakutan karena tidak siapa-siapa dirumah. Belakang rumah kami pun semak belukar. Belum ada rumah sama sekali. Saat ke kamar mandi yang terpisah dari rumah utama juga terasa horor.
Aku pun tidak tahan lalu menjerit dan menangis keluar. Sosok yang seperti Ibu pun mengejarku. Dia memeluk ku dari belakang. Aku pun meronta-ronta ketakutan.
“Mbak, ini Ibu...tidak usah takut, Ibu minta maaf,” jawabnya sambil memelukku. Aku pun masih menangis dan masih ketakutan. Dia pun mengulang-ngulang kata itu. Aku baru percaya kalau itu benar-benar Ibu.
Setelah kejadian itu, aku jadi tidak berani lagi melihat film horor dan tidak tidak menonton film saat menjelang adzan magrib.

(333 kata)

Kamis, 05 Juli 2018

Novel Oh Novel 30HariMenulisDay12


NOVEL OH NOVEL

Tema di hari ke – 12 tentang kecanduan. Langsung muncul ide untuk menulis tentang novel yang bikin nyandu. Awalnya aku bukan seseorang yang suka novel. Awaal kesukaan ku bermula dari tawaran teman saat praktek di Rumah Sakit. Dia bercerita tentang novel bagus karangan Kang Abik (Baca lengkap :Habiburrahman Al Sirazi) yang berjudul “Ayat-Ayat Cinta”.

Aku pun penasaran karena teman-teman praktek Rumah Sakit buming membahas tentang novel itu. Aku pun berburu novel itu dan akhirnya dapat. Setelah dapat dan membacanya, ternyata benar, nove itu keren banget. Aku pun jadi kecanduan ingin membaca novel-novdl karya beliau yang lain. Akhirnya aku juga melahap novel beliau yang berjudul “Ketika Cinta Bertsbih (KCB) I DAN 2” Lalu novel “Bumi Cinta”, “ Pudarnya Pesona Cleopatra” dan novel-novel beliau yang lain.

Tidak hanya itu, aku pun kecanduan membaca novel-novel yang lain. Misalnya novel Karya Tere Liye, Hanum dan Asma Nadia. Aku jadi menggilai novel karya mereka. Sempat awal- awal dapat novel Kang Abik, aku ditegur dengan seseorang. Dia bilang”Kalau pengen pinter jangan baca novel, baca ini”, katanya sembari menyodori saya berbagai judul buku agama. Aku masih ingat banget kejadian itu. Terlihat banget bahwa dia itu antipati dengan novel.

Menurut aku, dari bacaan novel yang masuk kategori fiksi itu juga bagus. Aplikatif dan lebih mengena. Banyak pesan-pesan yang sampai kehati dengan bahasa yang tidak menggurui. Dari novel-novel itu aku banyak mendapat pencerahan dan motivasi hidup. Bahasa cerita yang tertulis yang sarat dengan pesan penuh makna membuat hati tergugah untuk melakukan hal baik setelah membacanya. Tidak hanya itu, setelah membaca novel-novel itu hal-hal yang membuat galau juga menjadi hilang karena hati yang telah tergugah.

Hobi membaca novel masih menjadi hal yang menyenangkan meski sudah emak-emak. Ini masih mencari karya-karya beliau yang baru. Dompet aku bisa langsung kempis saat datang ke pameran buku, lalu melihat novel-novel baru karangan mereka.

(301 Kata)

SEBUAH KENYAMANAN 30HariMenulisDay11

Sebuah Kenyamanan

Rasa nyaman dalam berumah tangga itu sangat penting adanya untuk selalu dihadirkan. Agar suami istri betah bertahan meski apapun ujian yang akan hadir.

 Apalagi bagi seorang istri. Memberikan rasa nyaman kepada suami menjadi harga mati agar pernikahan tetap awet. Kenapa? Karena setelah suami seharian kerja, penat,letih lalu dia pulang. Saat pulang itu lah sebagai tempat mendapatkan kenyamanan. Kita sebagai seorang istri wajib menghadirkan rasa nyaman agar para suami betah di rumah.

 Di sini saya mencoba berbagi tips baik dari artikel yang saya baca ataupun pengalaman pribadi yang saya terapkan agar suami betah di rumah, selain itu tulisan ini juga sebagai pengingat dan penyemat diri saya agar bisa menjadi istri yang mampu memberikan rasa nyaman kepada suami:

1. Berikan senyuman dan sapaan lembut ketika suami/istri pulang.
  Senyuman tulus dan sapaan pasangan mampu menjadi penawar lelah ketika pulang dan letih bekerja.

2. Tunggu waktu saat pasangan santai atau sudah tidak lelah ketika mau membicarakan hal- hal yang terasa berat

3. Ketika kita mengetahui pasangan kita chat,telpon atau SMS wanita lain, jangan diadili saat dia baru pulang. Tapi, berikan sambutan mesra dan menunggu lelahnya hilang baru melakukan klarifikasi.Saat jelang tidur menjadi waktu yang efektif untuk saling mengungkapkan isi hati.

4. Bangun selalu pernikahan dengan pondasi kejujuran dan saling percaya. Jangan pernah menyimpan kebohongan atau dusta dengan pasangan kita.

5. Jadilah pendengar yang baik, yang selalu bisa menjadi teman curhat yang nyaman. Berikan pelukan dan belaian lembut saat pasangan mencurahkan masalah dan isi hatinya yang terasa berat.

6. Jangan pernah pelit untuk menyampaikan rasa terimakasih kepada pasangan meski pun untuk hal - hal yang kecil

7. Jangan malu untuk meminta maaf duluan, meskipun itu bukan murni kesalahan kita

8. Bagi para istri, berikan selalu perhatian - perhatian kecil kepada suami. Misalnya menyiapkan baju ganti saat suami selesai mandi. Serta menyiapkan piring dan sendok saat suami makan.

9. Tidak ada salahnya untuk bisa saling menyuapi saat makan agar bertambah romantis.

Itu tadi hal - hal yang bisa membuat rasa nyaman dan semakin sayang untuk pasangan kita. Tidak lupa sebut selalu pasangan kita dalam setia doa dan sujud panjang kita agar Allah senantiasa menjaga cinta di hati pasangan kita serta dikuatkan dalam menghadapi apapun ujian yang akan datang menyapa.

(30HariMenulisDay11...365 kata)


Selasa, 03 Juli 2018

Perjalanan Hidup, 30HariMenulisDay9


PERJALANAN HIDUP

Kita hidup di dunia ibarat seorang musafir. Musafir yang menempuh sebuah perjalanan sampai batas waktu yang telah ditentukan oleh yang kuasa. Perjalanan panjang yang tidak selalu mulus.

Perjalanan panjang yang tak selalu lurus tanpa halangan. Terkadang berkelak- kelok , naik turun, terjal dan kadang landai. Ibarat makan permen rasa nano-nano, bermacam –macam rasanya.

Perjalanan yang mengharuskan kita untuk menyiapkan bekal menuju kehidupan yang abadi di akhirat. Dalam perjalanan pasti akan terasa lelah. Maka, berhentilah sejenak dikala lelah menyapa. Beristirahat sembari mengisi energi untuk melanjutkan perjalanan. Menambah ilmu untuk bisa mengatasi berbagai ujian dan halangan yang akan menyapa di tengah – tengah perjalan kita.

Ibarat kapal di laut, semakin ditenga,  ombak akan semakin besar. Begitu juga ujian dalam perjalanan hidup. Semakin bertambah usia dan peran yang kita jalani maka ujian hidup juga akan semakin bertambah. Untuk apa itu semua?Agar kita semakin dewasa dan kuat melanjutkan perjalanan selanjutnya.

Jangan pernah ada kata menyerah atau putus asa saat perjalanan hidup kita terasa sulit. Karena ada Allah yang menjanjikan akan ada kemudahan setelah kesulitan dan hal itu diulang sampai dua kali dalam “Surat Cinta” yang diturunkan kepada Rasul.

Allah juga tidak akan memberikan ujian melampaui kemampuan hamba Nya. Anak SD tidak akan diberi soal anak SMA. Begitupun juga dalam hidup kita. Setiap orang pasti bisa menyelesaikan perjalanan hidupnya dengan baik asal ia mau berpegang pada apa yang telah Tuhan ajarkan dalam kitab yang di wahyukan kepada Rosul Nya.

Allah juga sesuai dengan prasangka hamba Nya. Di saat kita berprasangka yang baik atas segala takdir Nya maka hal-hal baik lah yang akan datang meski melewati deraian air mata. Tetapi disaat kita senantiasa berprasangka buruk, banyak mengeluh, maka hal itu akan memperberat perjalan hidup kita.

Jalani perjalanan hidup kita dengan penuh rasa ikhlas dan sabar. Sabar dengan segala ujian ataupun kesulitan yang datang menyapa. Kemudian, perbanyak rapal syukur atas sekecil apapun karunia yang telah Allah berikan kepada kita.

(30HariMenulisDay9,    311 Kata )

Minggu, 01 Juli 2018

SINDROM BABY BLUES 30HariMenulisDay7


SINDROM BABY BLUES



      Punya bayi itu adalah impian semua pasangan yang sudah menikah. Terutama para wanita. Karena para wanita akan menjadi lebih sempurna. Anugerah sekaligus sebuah ujian. Anugerah karena anak adalah rizki dari Yang Kuasa. Tidak semua pasangan dipercaya untuk memiliki anak. Banyak yang menikah bertahun – tahun tapi belum juga dianugerahi anak.

      Anak juga merupakan ujian. Untuk menguji seberapa besar rasa syukur kepada Allah setelah dikarunia putra. Seberapa sabar para orang tua dalam merawat anak dari bayi hingga mereka dewasa. Pada fase – fase setelah melahirkan atau fase post partum seorang ibu akan mengalami episode Baby Blues Syndrom . Fase ini adalah fase dimana seorang ibu mengalami kondisi yang gundah gulana sedih dan khawatir. Hal ini dipicu oleh perubahan hormonal. Selain itu, kondisi awal – awal melahirkan yang melelahkan karena harus sering terbangun untuk menyusui, mengganti popok dan lain – lain. Belum lagi sakit bekas jahitan di jalan lahir.

Ada beberapa tips agar fase ini bisa dilalui dengan menyenangkan :
1.      Lakukan persiapan yang matang
Persiapan ini seharusnya dilakukan sejak dini. Sebelum para wanita menikah. Agar banyak bekal dan tidak kaget. Asupan gizi juga perlu diperhatikan setelah menikah dan sebelum kehamilan. Karena dengan kondisi fisik dan gizi yang tercukupi membuat badan lebih fit dan lebih siap dalam menerima perubahan baru.

2.      Menambah pengetahuan tentang fase pasca melahirkan dan info seputar perawatan bayi
Belajar dan menambah pengetahuan seputar proses melahirkan dan setelah melahirkan juga penting. Seorang ibu yang sudah paham akan hal ini akan lebih siap dan terhindar dari sindrom ini.

3.      Support serta kasih sayang dari suami serta keluarga sangat penting
Kondisi setelah melahirkan memang sangat melelahkan belum lagi ditambah nyeri di luka jahitan. Hal ini sangat membutuhkan perhatian dan pengertian yang besar dari suami agar sindrom ini bisa dihindari. Suami juga harus paham dengan kondisi ini sehingga tidak kaget saat melihat istri uring – uringan tidak jelas.

4.      Beristirahat selagi ada kesempatan untuk beriatirahat
Saat bayi tertidur sebisa mungkin ibu menyesuaikan agar punya banyak waktu untuk beristirahat. Saat para ibu cukup istirahat maka sindrom ini bisa dihindari.

5.      Berbagi pengalaman dengan ibu – ibu yang lain
Berbagi cerita dan pengalaman  bisa mengurangi sindrom ini. Ikut forum atau grup para ibu –ibu akan memberikan banyak pengalaman tentang masa – masa ini. Bahkan akan membuat kita lebih banyak bersyukur karena mungkin kondisi mereka ada yang jauh lebih berat dibanding kita.

6.      Perhatikan pola makan
Asupan nutrisi harus seimbang dan porsinya harus lebih banyak agar cukup untuk menyusui. Terutama asupan buah sayur serta kaya protein. Suplai vitamin juga sangat dibutuhkan untuk menambah stamina.

7.      Berpikir positif
Pusatkan pikiran pada hal – hal yang positif. Karena hal – hal yang positif bisa menjadi sumber energi tersendiri buat tubuh dan pikiran kita. Karena Tuhan itu sesuai dengan prasangka hamba Nya.

8.      Perbanyak doa dan mendekat pada Tuhan.
Kekuatan doa menjadikan kita lebih kuat. Ada Allah tempat kita bergantung, tempat kita memohon sesuatu. Mendekat selalu kepada Nya bisa menjadikan hati kita lebih tenang dan terhindar dari sindrom baby blues.

Sebagai penutup dari tulisan ini , rawatlah bayi dengan penuh rasa cinta yang tulus. Karena sejatinya ia adalah titipan dari Sang Maha Kuasa yang harus kita jaga, didik dan rawat dengan penuh ketulusan tanpa berharap imbalan apapun.
Selamat menjadi ibu untuk para ibu – ibu semua

(30HariMenulisDay7........528Kata)

UJIAN MEMBAWA BERKAH

  Mulai belajar mencintai tanaman. Menanam dan merawatnya. Mungkin ini adalah kesibukan baruku. Berawal saat covid melanda hingga sekarang. ...