Rabu, 14 Januari 2015
Malaikat kecilku..
Selaksa doa selalu teriring untuk mu,
Wajah teduh yang selalu menyemangati ku,
Mengisi hari - hari sepi ku,
Bongkahan awan kesedihan sirna tatkala pancaran senyum mengembang dari bibir mu.
Kau ada dan hadir seperti malaikat kecil,
Yang akan selalu menemani jejak langkah ini,
Menapak menggapai mimpi - mimpi yang kita rajut berdua,
Harapan yang selalu dan akan kita perjuangkan,
Dan bersama mu langkah ini menjadi ringan..
Tatkala malam sepi dan matamu sudah terpejam,
Lamat lamat aku menatap wajah teduh mu..
Tak terasa tetesan air mata ini jatuh..
Rasa dimana aku tak bisa ungkap lewat kata
Rasa yang menggelayuti hatiku dari awal kelahiran mu,
Maafkan aku malaikat kecilku,
Aku belum bisa memberikan keluarga utuh untuk mu,
Maafkan aku karena hari - hari mu serasa tidak utuh sebagaimana teman - teman kecil mu,
Tapi aku berjanji, aku akan selalu ada untuk mu,
Kita akan berjuang bersama mewujudkan mimpi - mimpi kita,
SampaiTuhan mengirimkan teman dan pahlawan baru yang akan menemani langkah - lanhkah kita selanjutnya.
Malaikat kecilku...
Doa dan harapan terbaik yang selalu aku pinta pada Nya untuk mu,
Semoga Dia selalu menjaga Mu,
Karena aku tau, aku belum bisa menjadi yang sempurna untuk mu,
Tapi aku berjanji, aku akan menjadi yang terbaik untuk mumu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
UJIAN MEMBAWA BERKAH
Mulai belajar mencintai tanaman. Menanam dan merawatnya. Mungkin ini adalah kesibukan baruku. Berawal saat covid melanda hingga sekarang. ...
-
Salah satu pemandangan taman bunga yang indah, aku tidak tau tepat nya lokasi taman bunga ini karena aku hanya googling saja dan lupa mel...
-
KARTIKA SI PEMARAH Vas bunga itu jatuh. Suaranya terdengar keras. Kerikil yang ada didalamnya berserakan dilantai. “Mb...
-
Mulai belajar mencintai tanaman. Menanam dan merawatnya. Mungkin ini adalah kesibukan baruku. Berawal saat covid melanda hingga sekarang. ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar